Jumat, 21 Juni 2013

surat untuk bunda

dear bunda ku terkasih,,
bunda,, maafkan anakmu lagi2 menorehkan luka dihatimu
maaf,,.karena slalu membuatmu cemas
maaf belum bisa mnjadi apa yg engkau impikan..
maaf karena ego, khilaf n sikap anakmu ini, engkau mrasakan hal yg trulang lagi..

bunda,, anakmu ini sadar..
belum ada setetes chaya yg dapat menyadarkan,,
yg dapat menguatkan anakmu ini bahwa dunia ini mengerikan..
benar..
dunia ini terkadang begitu kejam
setelah engkau dinaikan tiba2 dijtuhkan tanpa isyarat..

bunda,,
jika anakmu ini perlahan berdiri, percayakah engkauakhir kisahnya akn berbeda??
bunda,,
entah waktu yg nanti kan mengizinkan
atau keadaan yg akn berpaling,,
tahukah drimu,, anakmu ini takkan menyesal...

bunda,, hidup ini memang serakah...
tapi dalam duka itu,, setidaknya ada sedetik kebahagiaan
kebahagiaan yg rela ditukarkan dengan berjuta waktu kepedihan..
bunda,, percayalah ini bukan akhir kisahnya...
maukah dirimu sdkit bersabar lagi bunda??hingga anakmu melihat,, bentangan mimpi itu tetap ada....

maaf bunda.... 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar